Kau bukan lagi puisi untukkuTak akan lagi ada morfem yang terajut untuk melukiskan indah warnamu
Semua yang terkenang dengan sadar telah kuhapus
Segala kenangan telah hilang terbang bersama khilafmu
Memang, kemarin cintaku teramat merah hingga aku lupa mana merah luka mana merah senja
Mulai hari ini warnanya telah ku ubah
menjadi warna kesayanganku, bukan biru, bukan juga ungu,
tapi merah.
merah kelopak mawar.
Karena kau, bukan lagi puisi untukku.
AR~
Sukabumi, 17 Juli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar