potret yang sama kini kujumpai setelah berabad lamanyapotret itu ada, diantara sampul buku puisi pemberiannya
awalnya aku tertegun, mungkin kah ini jalannya?
jalan untuk dapat kembali bersua
kembali merasakan asmara
asmara yang kata mereka tak akan pernah ada matinya
tapi bagiku asmara itu telah redup sejak aku mulai belajar menjadi manusia
AR~
Sukabumi, 22 JUli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar