Minggu, 12 Juli 2015

Cita Ditinggalkan, Cinta Ditanggalkan

Dari keinginan yang amat dilangitkan adalah sebermula datangnya saya, karena hajat yang terlalu dibumbungkan atas kepala yang entah keras atau lunak. Hadirnya saya adalah suka tak terhingga, kebahagiaan yang nyata bagi bunda. 
ditimanglah saya dalam dekapnya, didendangkan shalawat agar tenang segala pikiran saya, diusapnya ubun-ubun agar terlelap, indah nian masa kanak itu.

Akibat terlalu dilangitkan, pecah sudah segala suka karena genggam terlalu kuat. Karena terlalu bahagia remuk pula segala bahagia akbiat terjatuh. Cita bunda akan saya hancur, dihilangkanlah segala cintanya, ditanggalkanlah harapannya, pergi jauh ia ke negara antah berantah, ke tempat yang tak bisa saya jamah, bahkan hingga saya menemukan bahagia saya sendiri; sendiri.


Sukabumi, 13 Juli 2015
05.45 wib
AR~

0 komentar:

Posting Komentar

 
;