Rabu, 09 Maret 2016

Hingga Detik Paling Akhir

Kita hanya sanggup berpandangan kawan, tapi tak pernah mampu untuk saling bergenggaman

mungkin karena kita berbeda kepercayaan,

aku percaya Tuhanku Allah, dan kau percaya Tuhanmu adalah Allah juga

mugkin juga karena kita beda cara bersalaman,

caraku layaknya orang Indonesia pada umumnya, sedangkan kau begitu pula

bisa saja karena kita berbeda bendera,

benderaku suci dan berani namun benderamu berwarna-warna hingga membuat mataku seringkali merasa sakit.

Kawan,

jika besok kau menemukanku terkapar di kamar kostku yang apek

percayalah sejak jumpa kita yang pertama aku telah memelukmu erat hingga detik paling akhir.



Sukabumi, 29 Februari 2016

17.49 wib

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Di tunggu karya nya lagi
Jangan lupa berkunjung ke mochsaman.blogspot.com

Posting Komentar

 
;